Kuliner · Yogyakarta

Mencicipi Gudeg Mercon Ibu Tinah

Gudeg merupakan makanan yang identik dengan rasa manis. Makanan berbahan dasar nangka muda tersebut terkenal sebagai makanan khas dari Yogyakarta. Sayangnya, tidak semua orang menyukai dominasi rasa manisnya. Bagi Anda yang tidak suka rasa manis tidak perlu khawatir, Anda bisa mencicipi lezatnya kuliner gudeg yang satu ini.

Dok. pribadi | Ibu Tinah sedang melayani pembeli.
Dok. pribadi | Ibu Tinah sedang melayani pembeli.

Berlokasi di sekitar Tugu Yogyakarta, tepatnya di Jalan Asem Gede, Kranggan, Jetis, warung makan Gudeg Mercon Ibu Tinah selalu buka setiap malam. Pada awalnya warung gudeg ini buka pada dini hari sekitar jam dua pagi. Namun kini warung tenda yang menjajakan gudeg ini mulai buka antara pukul tujuh sampai delapan malam. Lalu warung makan Gudeg Mercon Ibu Tinah ini tutup pada larut malam tergantung kapan dagangannya habis. Ibu Tinah selaku penjual gudeg mengaku berubahnya jam buka warungnya terkait dengan pertambahan usianya. β€œSekarang saya sudah tua, jadi bukanya lebih awal saja,” ungkap Ibu Tinah.

dok. pribadi | Ramainya warung makan Gudeg Mercon Ibu Tinah.
dok. pribadi | Ramainya warung makan Gudeg Mercon Ibu Tinah.
dok. pribadi
dok. pribadi

Meski pun warung makan Gudeg Mercon Ibu Tinah mengubah jam operasionalnya, namun warung ini tetap ramai pembeli. Ramainya pembeli di warung Gudeg Mercon Ibu Tinah tersebut disebabkan oleh menu gudeg merconnya yang menggugah selera. Sesuai dengan namanya, gudeg mercon ini memiliki cita rasa yang khas yaitu pedas dan gurih. Cita rasa pedas dan gurih tersebut yang membuat gudeg Ibu Tinah berbeda dengan gudeg yang lainnya. Rasa pedas dari gudeg mercon ini berasal dari pelengkapnya yang berupa oseng mercon. Oseng mercon merupakan olahan dari tempe dan cabai yang ditumis. Sedangkan cita rasa gurih dari gudeg mercon tersebut berasal dari citarasa asli olahan nangka muda yang dimasak menjadi gudeg. Gudeg mercon pada dasarnya merupakan perpaduan antara gudeg dan oseng mercon yang membuat cita rasa gudegnya kian nikmat serta pedas. Selain dilengkapi dengan oseng mercon, gudeg mercon kian lezat bila ditambah pelengkap berupa sayur krecek dan juga lauk pauk. Lauk pauk yang tersedia di Warung Gudeg Ibu Tinah sangat beragam mulai dari ayam, telur, sate, dan bermacam-macam gorengan. Anda pun bisa memilih campuran untuk menu gudeg Anda sesuai dengan selera sehingga bagi yang tidak suka pedas pun tetap bisa menikmati menu gudeg di warung ini. Kemudian dari segi harga, menu gudeg di warung ini dijual seharga Rp. 10.000,- hingga Rp. 25.000,-. Harga tersebut sesuai dengan sensasi rasa nikmat yang disajikannya.

dok. pribadi | Gudeg
dok. pribadi | Gudeg
dok. pribadi | oseng mercon
dok. pribadi | oseng mercon
dok pribadi | Daging ayam untuk pelengkap gudeg.
dok pribadi | Daging ayam untuk pelengkap gudeg.

Selain menu gudegnya yang menggugah selera, warung makan yang sudah eksis sejak tahun 1992 ini juga memiliki ciri khas lain berupa warung yang sederhana dan tradisional. Warung makan gudeg ini berwujud warung tenda yang berukuran kecil dan hanya diterangi oleh lampu petromax.

dok. pribadi | Lampu tradisional petromax
dok. pribadi | Lampu tradisional petromax

Kesan tradisional dan sederhana tersebut yang mulai jarang ditemui di tempat makan gudeg lainnya. Kesan itu pula yang membuat pembeli bisa menikmati gudeg mercon dengan sensasi yang berbeda. Faktor sederhana dan tradisional itu yang mungkin membuat warung ini samakin ramai pembeli. Bahkan seringkali pembeli harus rela antre untuk mendapatkan tempat duduk. Oleh karena itu bagi Anda yang ingin mencicipi kuliner khas satu ini sebaiknya datang lebih awal agar tidak kehabisan.

Apakah Anda penasaran ingin mencicipinya?

Iklan

12 thoughts on “Mencicipi Gudeg Mercon Ibu Tinah

  1. Saya pernah ngicip bareng kekasih, hahaha. Untung bukanya sekarang lebih awal, jadi aman buat anak kos yang punya jam malam. Pedesnya memang bikin ketagihan walau nggak pedes2 banget sih menurut saya. Hanya saja buat anak kos yang pingin makan di sini, mending tanya dulu harganya sebelum mesan lauk yang macem2.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s